TryMediaDigital.com, Muara Bulian – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, turut mengikuti kegiatan Panen Raya Nasional Program Aksi Ketahanan Pangan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendorong kemandirian dan produktivitas warga binaan.
Keterlibatan Lapas Muara Bulian dalam Panen Raya Nasional menunjukkan peran aktif lembaga pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian. Panen Raya ini menjadi momentum untuk menampilkan hasil nyata dari berbagai program pertanian, peternakan, dan perikanan yang dikelola secara berkelanjutan di lingkungan lapas.
Kepala Lapas Kelas IIB Muara Bulian, Muhammad Ilham Santoso Sahdani, menyampaikan bahwa sepanjang satu tahun terakhir, Lapas Muara Bulian berhasil menghasilkan berbagai komoditas pangan dalam jumlah yang signifikan. Dari sektor pertanian hortikultura, panen sayur-mayur tercatat mencapai total 1,2 ton yang diperoleh dari tiga kali masa panen dalam satu tahun.

Selain itu, Lapas Muara Bulian juga mengembangkan peternakan ayam kampung yang mulai dijalankan sejak Oktober 2025 dengan jumlah sebanyak 200 ekor. Program ini dirancang sebagai sarana pembelajaran keterampilan beternak bagi warga binaan sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan pangan.
Di bidang perikanan, budidaya ikan gurami menghasilkan panen sekitar 100 kilogram. Sementara itu, hasil pertanian lainnya meliputi kacang-kacangan sebanyak 100 kilogram serta hasil padi berupa gabah yang mencapai kisaran satu hingga dua ton. Seluruh komoditas tersebut dikelola melalui keterlibatan aktif warga binaan dalam proses produksi, mulai dari penanaman hingga panen.
Kalapas menjelaskan bahwa pengelolaan hasil panen dilakukan dengan pendekatan pembinaan. Sebanyak lima persen dari total hasil produksi dialokasikan untuk warga binaan, sedangkan selebihnya dipasarkan kepada masyarakat sekitar. Skema ini diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkuat interaksi positif antara lapas dan lingkungan sosial di sekitarnya.
Pelaksanaan Panen Raya Nasional ini juga terhubung secara daring melalui Zoom Meeting yang diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Lapas Kelas IIB Muara Bulian, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi Irwan Rahmat Gumilar, perwakilan Disnakertrans Kabupaten Batanghari Iwan Noor, Kapolsek Muara Bulian, serta jajaran pejabat struktural, staf, dan peserta magang Lapas Muara Bulian.
Melalui Panen Raya Nasional yang dilaksanakan pada 15 Januari 2026 ini, Lapas Kelas IIB Muara Bulian menegaskan komitmennya dalam menyelenggarakan pembinaan kemandirian yang berorientasi pada keterampilan kerja dan produktivitas. Program ketahanan pangan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat selama masa pembinaan, tetapi juga menjadi bekal berharga bagi warga binaan setelah kembali ke masyarakat. (Lia)




Tinggalkan Balasan