TryMediaDigital.com, Serang – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang tengah gencar memperluas kanal partisipasi masyarakat dengan mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses pembangunan. Meski forum konvensional seperti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tetap berjalan, Pemkot kini mendorong penggunaan aplikasi Ragem sebagai sarana utama bagi warga untuk mengirimkan saran maupun kritik.
Inovasi Lewat Aplikasi Ragem
Dalam sebuah seminar nasional di Universitas Bina Bangsa, Rabu (28/1/2026), Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, menekankan pentingnya adaptasi teknologi dalam menjaring suara rakyat.
“Selain Musrenbang, kami juga membuka ruang aspirasi melalui teknologi. Salah satunya lewat aplikasi Ragem yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan usulan maupun kritik,” ungkap Agis.
Ia menambahkan bahwa platform digital ini sangat cocok dengan gaya hidup generasi muda yang cenderung ekspresif di dunia maya. Menurut Agis, keterlibatan pemuda bukan sekadar formalitas, melainkan elemen kunci dalam menciptakan kebijakan yang berkelanjutan.
Poin Utama Paparan Wakil Wali Kota:
- Aksesibilitas Informasi: Aplikasi Ragem tidak hanya menampung keluhan, tapi juga memuat data program pemerintah dan transparansi progres pembangunan.
- Keseimbangan Pembangunan: Fokus pemerintah tidak hanya terbatas pada infrastruktur fisik, melainkan juga pada penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
- Visi Daerah: Seluruh inovasi ini bermuara pada visi besar yakni menjadikan “Kota Serang Maju Kotanya dan Sejahtera Warganya.”
Peran Strategis Pemuda
Di hadapan ratusan mahasiswa dan tokoh penting seperti Anggota DPR RI Furtasan Ali Yusuf, Agis mengingatkan bahwa pemuda adalah agen perubahan yang harus berani bersuara secara konstruktif.
“Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton kebijakan. Mereka harus terlibat langsung dan menjadi bagian dari proses perubahan menuju Kota Serang yang lebih baik,” tegas sosok yang memegang prinsip kedisiplinan sebagai kunci kesuksesan ini.
Agis menilai objektivitas dan kemandirian berpikir kaum muda sangat diperlukan agar kebijakan publik yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat luas.




Tinggalkan Balasan